Tuesday, August 1, 2017

Diabetes Melitus





Paras normal Bacaan Gula dalam darah adalah 4.0 hingga 7.0






KENALI 10 Gejala dan Tanda Awal Penyakit Diabetes Melitus
Posted on Ogos 2017
Apa itu Diabetes?

Diabetes adalah suatu kondisi dimana glukosa darah, atau yang biasa disebut dengan gula darah, dalam tubuh anda terlalu tinggi. Glukosa darah adalah salah satu jenis dari gula yang ditemukan di dalam darah dan bermanfaat sebagai sumber energi utama. Glukosa berasal dari makan yang anda makan, ia juga dibuat di dalam hati dan otot. Darah di dalam tubuh membawa glukosa ke seluruh sel-sel tubuh untuk menggunakan energi.
Pankreas, organ yang terletak diantara perut dan tulang belakang yang membantu proses pencernaan, melepaskan hormon yang disebut dengan insulin ke darah anda.  Insulin membantu membawa glukosa darah ke seluruh sel tubuh anda. Terkadang, tubuh anda tidak cukup untuk membuat insulin atau insulin tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kemudian, glukosa hanya akan berada di dalam tubuh anda an tidak dapat menuju sel-sel tubuh. Hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah anda menumpuk dan menjadi terlalu tinggi, sehingga dapat menyebabkan apa yang disebut dengan diabetes atau pradiabetes. Bahkan, kelebihan gula darah untuk jangka panjang ini akan menyebabkan gangguan kesehatan yang serius.
Apa itu Pradiabetes?
Pradiabetes adalah kondisi dimana jumlah glukosa di dalam darah berada di atas normal tetapi belum cukup untuk disebut dengan diabetes. Pradiabetes meningkatkan resiko anda untuk terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung dan stroke. Namun, anda bisa mencegah diabetes tipe 2 ini dengan mengurangi beberapa aktivitas berat dan beralih ke aktivitas yang lebih ringan. Kadar gula darah anda pun bisa kembali normal, bahkan tanpa konsumsi obat-obatan.
Lalu, Apa Saja Gejala dan Tanda Awal Penyakit Diabetes Melitus itu?
10 Gejala dan Tanda Awal Penyakit Diabetes Melitus
Berikut beberapa Gejala dan Tanda Awal Penyakit Diabetes Melitus yang kami kutip dari E-Book Your Guide to Diabetes Type 1 and Type 2 dan kami kutip juga dari Everyday Health “7 Warning Signs of Type 2 Diabetes” :

1. Sering merasa haus.
Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan peningkatan produksi urin yang tinggi did dalam tubuh dan kebutuhan untuk buang air kecil semakin lebih sering. karena sering buang air kecil inilah yang menyebabkan anda kehilangan cairan dan mengalami dehidrasi. akibatnya, mulut anda kering dan sering merasa haus.

2. Sering buang air kecil.
Ketika ada kelebihan glukosa di dalam darah, ginjal bereaksi dengan menyiram glukosa dari dalam darah dan ke dalam urin. Hal ini menyebabkan produksi urin menjadi lebih banyak dan kebutuhan untuk buang air menjadi lebih sering.

3. Berat badan turun secara tiba-tiba.
Diungkapkan oleh Daniel Einhorn, Direktur medis dari Scripps Whittier Diabetes Institute, orang yang terkena diabetes, sel-sel didalam tubuhnya tidak cukup untuk mendapatkan glukosa dan hal ini dapat menyebabkan penurunan berat badan. Buang air kecil terlalu sering karena diabetes pun memicu anda kehilangan banyak air dan kalori, ini juga menjadi penyebab penurunan berat badan.

4. Cepat merasa lapar.
Menurut Fernando Ovalle, Direktur University of Alabama, orang dengan diabetes biasanya mengalami resistensi insulin, yang berarti tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik untuk membantu glukosa masuk ke dalam sel tubuh. Pada orang penderita diabetes tipe 2, insulin tidak bekerja dengan baik di otot, lemak dan jaringan yang lain, sehingga pankreas (organ yang membuat insulin) bekerja lebih ekstra dan mencoba untuk mengeluarkan lebih banyak insulin dan hal ini menyebabkan tingkat insulin menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya.

5. Kaki mati rasa (kesemutan).
Menurut Ovalle, seiring berjalannya waktu, kontak yang terlalu lama yang diakibatkan kadar gula darah yang tinggi, ternyata dapat merusak saraf di seluruh tubuh. Kondisi ini sering disebut dengan neuropati diabetes. Beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala ini, namun yang paling umum adalah rasa mati rasa, kesemutan dan nyeri yang timbul. Gejala ini biasanya diawali dari kaki kemudian baru ke bagian tubuh bagian atas. Secara umum, diabetes type 2 diderita oleh orang yang berumur 25 tahun atau lebih, namun ternyata gejala ini dapat juga terjadi pada mereka yang terkena pradiabetes.

6. Sering terjadi infeksi.
Ketika kadar gula darah anda tinggi, maka bakteria akan cepat dan mudah berkembang biak. Menurut Einhorn, wanita yang mengidap diabetes type 2 akan lebih rentan terhadap infeksi vagina. Infeksi umum dari gejala diabetes juga boleh menyerang kaki termasuk kulit, pembuluh darah dan saraf.

7. Pandangan mata kabur.
Lensa mata merupakan salah satu selaput atau membran yang fleksibel yang dikendalikan oleh otot-otot. Otot-otot inilah yang mengubah bentuk lensa agar mata dapat fokus. Pada penderita diabetes dimana kadar gula darah tinggi, ini mempengaruhi kemampuan lensa untuk menekuk atau berubah. Meskipun lensa tidak rusak, tetapi otot-otot mata harus bekerja lebih keras untuk bisa memfokuskan mata. Penglihatan mata kabur terjadi ketika ada perubahan yang cepat didalam gula darah (dari rendah ke tinggi atau tinggi ke rendah), dan otot mata belum dapat menyesuaikan.

8. Luka lambat/sukar sembuh.
Sama dengan sering terjadi infeksi, maka akan memakan waktu lama bagi luka pada penderita diabetes untuk sembuh. Tingkat glukosa yang tinggi mempengaruhi kinerja sel-sel darah putih  yang bertanggung jawab untuk proses penyembuhan luka menjadi tidak berfungsi dengan baik.

9. Cepat merasa letih/lelah.
Cepat merasa lelah diakibatkan kerana ketidakseimbangan kadar glukosa darah dengan jumlah dan efektivitas insulin yang tersebar. Pada diabetes type 1, kadar glukosa darah menjadi tinggi walaupun kadar insulin mencukupi dan pada diabetes type 2, insulin tidak bekerja dengan efektif. Untuk memberikan energi pada tubuh, maka diperlukan insulin untuk mengangkut glukosa dari dalam darah ke sel-sel tubuh yang akan digunakan sebagai sumber energi. Ketika insulin tidak dapat bekerja secara efektif, itu berarti gula tidak dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh kerana itulah sel-sel tubuh tidak dapat menerima energi yang diperlukan. Sebagai hasilnya, tubuh merasa cepat lelah.

10. Kulit kering dan gatal.
Kulit kering dapat terjadi sebagai akibat dari kadar glukosa yang tinggi. Ketika kadar glukosa tinggi, maka tubuh akan berusaha untuk menghilangkan kelebihan glukosa dari dalam darah dengan cara meningkatkan produksi urin sehingga muncul gejala sering buang air kecil. Kerana sering kehilangan cairan tubuh inilah yang menyebabkan kulit menjadi kering. Kulit kering juga dapat disebabkan oleh neuropati (kerusakan saraf) yang mempengaruhi kelenjar yang memproduksi keringat. Akibat kerusakan ini maka produksi keringat akan menurun dan menyebabkan kulut kering, pecah-pecah. Perlu anda ketahui bahwa udara kering dan mandi dengan air panas dapat memperburuk kulit kering anda. Umumnya, kekeringan kulit ini berhubungan erat dengan gangguan kulit juga seperti gatal, pecah-pecah dan mengelupas. Apabila terjadi gatal dan anda menggaruknya, ini akan menimbulkan infeksi pada kulit.
PENTING!! Hati-hati jika anda mengalami gejala di atas. Waspadalah!
Segera konsultasikan ke ahli kesehatan atau terapkan cara alami dengan mengonsumsi obat gula darah alami untuk mengatasi permasalah gula darah tinggi anda sebelum terlambat.
Salam sehat.
This entry was posted in Tips Herbibet and tagged gejala dan tanda awal penyakit diabetes melitus. Bookmark the permalink.


..........................................................



WASPADA Komplikasi Diabetes Melitus! 
Hindari Dengan 13 Tips Ini, Segera.

Posted on August 01, 2017
Perawatan diabetes merupakan tanggung jawab seumur hidup bagi Anda yang mengidapnya. Pertimbangkan 13 tips menghindari komplikasi diabetes melitus ini segera.
Diabetes melitus merupakan penyakit yang serius. Anda perlu mengikuti rencana pengobatan yang teratur dengan komitmen “round-the-clock”. Tapi, usaha Anda tetap yang utama. Berhati-hati dalam perawatan diabetes melitus dapat mengurangi risiko penyakit komplikasi yang lebih serius, bahkan dapat membahayakan jiwa.

Berikut ini adalah 13 Tips Menghindari Komplikasi Diabetes Melitus yang dapat mengambil peranan penting dalam perawatan diabetes Anda di masa depan :

1. BUAT KOMITMEN UNTUK MERAWAT DIABETES ANDA

Beberapa anggota dan team medik yang bertanggung jawab untuk merawat diabetes Anda, seperti doktor, perawatan, ahli gizi, misalnya. Mereka dapat membantu Anda mempelajari dasar-dasar perawatan diabetes dan dapat memberi dukungan penuh. Tapi, itu kembali kepada kondisi Anda.
Anda dapat mempelajari semuanya tentang diabetes. Seperti membuat menu makanan sehat dan aktiviti rutin harian. Menjaga berat badan yang sehat juga perlu.
Selalu periksa dan awasi kadar gula dalam darah Anda dan ikuti petunjuk doktor untuk mengelolakan kadar gula darah Anda agar tetap normal. Mintalah team medik ahli diabetes untuk membantu ketika Anda memerlukannya.

2. JANGAN MEROKOK
Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi diabetes, termasuk :
-Berkurangnya aliran darah di kaki, yang dapat menyebabkan infeksi, bisul dan amputasi
-Penyakit jantung
-Stroke
-Gangguan mata, yang dapat menyebabkan kebutaan dan kerosakan saraf
-Penyakit ginjal
Bicarakan dengan doktor Anda tentang cara-cara untuk membantu Anda berhenti merokok.

3. JAGA TEKANAN DARAH DAN KOLESTEROL DI ANGKA NORMAL
Sama halnya seperti diabetes, tekanan darah tinggi dapat merosak pembuluh darah Anda. Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan kekhawatiran kerana kerosakan yang terjadi seringkali lebih buruk dan lebih cepat muncul ketika Anda terserang diabetes. Ketika gejala ini muncul, kemungkinan dapat menyebabkan serangan jantung, stroke atau kondisi yang mengancam jiwa lainnya.
Makan makanan yang sehat, diet rendah lemak dan berolahraga secara teratur adalah beberapa cara untuk mengontrol tekanan darah tinggi dan kolesterol. Doktor mungkin juga akan merekomendasikan resepi obat.

4. JADUALKAN PEMERIKSAAN FISIK DAN MATA SECARA RUTIN
Jadualkan pemeriksaan diabetes 2-3 kali setahun, selain pemeriksaan mata dan fisik tahunan Anda.
Selama pemeriksaan fisik, doktor akan bertanya tentang tingkat nutrisi dan aktivitas Anda dan mencari setiap komplikasi yang berkaitan dengan diabetes, termasuk tanda-tanda kerosakan ginjal, kerusakan saraf dan penyakit jantung serta masalah medik lainnya.
Spesialis mata Anda akan memeriksa tanda-tanda kerosakan retina, katarak dan glaukoma.

5. PASTIKAN VAKSIN ANDA UP-TO-DATE
Gula darah tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, yang membuat vaksin menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Tanyakan kepada doktor Anda tentang :
-Vaksin flu. Sebuah vaksin flu tahunan dapat membantu Anda tetap sehat selama musim flus serta mencegah komplikasi serius dari flu.
-Vaksin pneumonia. Kadang-kadang vaksin pneumonia hanya memerlukan satu suntikan. Jika Anda memiliki komplikasi diabetes dan berusia 65 tahun atau lebih, Anda mungkin perlu vaksinasi 5 tahun.
-Vaksin hepatitis B. Pusat pengendalian
dan pencegahan penyakit merekomendasikan vaksin hepatitis B untuk orang dewasa dengan diabetes yang a
sebelumnya tidak menerima vaksin dan usianya lebih muda dari 60 tahun. Jika Anda berusia 60 tahun atau lebih dan tidak pernah menerima vaksin hepatitis B, maka bicarakan dengan doktor Anda. Tetaplah up-to-date dengan suntikan tetanus. Mungkin doktor Anda akan merekomendasikan vaksin lainnya juga.

6. JAGA KESEHATAN GIGI ANDA

Diabetes dapat menyebabkan gusi Anda alahan terhadap infeksi. beruslah gigi Anda setidaknya 2 kali sehari. Periksalah gigi Anda setidaknya 2 kali dalam setahun. Panggil doktor Anda jika mengalami gusi berdarah, terlihat merah atau bengkak.



7. PERHATIKAN KAKI ANDA

Gula darah tinggi dapat mengurangi aliran darah dan merusak saraf di kaki Anda. Luka dan lecet dapat menyebabkan infeksi serius. Diabetes juga dapat menyebabkan nyeri, kesemutan atau mati rasa pada kaki Anda.
Untuk mencegah masalah kaki yang perlu Anda lakukan adalah :
-Cuci kaki Anda secara rutin setiap hari dengan air suam-suam kuku.
-Hindari merendam kaki Anda kerana hal ini dapat menyebabkan kulit kering.
-Keringkan kaki Anda dengan lembut, terutama di antara jari kaki.
-Lembabkan kaki dan pergelangan kaki dengan lotion. Jangan menaruh minyak atau krim terlalu banyak diantara jari jari, kerana dapat menyebabkan infeksi.
-Periksa kaki Anda setiap hari jika terjadi kapalan, lecet, luka, kemerahan atau bengkak.
Konsultasikan dengan doktor jika Anda memiliki masalah pada kaki atau lainnya yang lambat sembuh dalam beberapa hari.

8. PERTIMBANGKAN KONSUMSI ASPIRIN SETIAP HARI
Mengonsumsi dos rendah aspirin setiap hari dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Tanyakan kepada doktor Anda apakah terapi aspirin setiap hari sesuai untuk Anda.



9. BERTANGGUNG JAWABLAH TERHADAP KONSUMSI ALKOHOL ANDA
Alkohol dapat menyebabkan gula darah tinggi atau rendah, tergantung pada seberapa banyak Anda minum dan apakah Anda makan pada waktu yang sama. Jika Anda memilih untuk minum, iringilah dengan makan. Ingatlah untuk menghitung kalori dari alkohol yang Anda minum dengan menghitung kalori harian Anda.

10. KELOLA STRES DENGAN SERIUS
Jika Anda sedang stres, Anda akan mudah untuk mengabaikan rutin perawatan diabetes yang biasa Anda lakukan. Hormon di tubuh Anda dapat menghasilkan respon terhadap stres berkepanjangan, hal ini dapat mencegah insulin bekerja dengan baik dan hanya akan membuat masalah lebih buruk.




11. PILIHLAH ASUPAN KARBOHIDRAT DENGAN HATI-HATI

Ketika Anda mengidap diabetes, tidak bererti Anda tidak mengonsumsi karbohidrat sepenuhnya. Pilihlah jenis karbohidrat yang dapat memecah dalam tubuh secara perlahan dan yang menyediakan energi yang stabil. Konsumsilah biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran segar serta buah-buahan. Anda pun boleh memakan buah meskipun manis. Yang terpenting adalah makan dengan jumlah karbohidrat yang tepat setiap kali makan. Seorang ahli diet atau doktor gizi dapat membantu Anda mempelajari seberapa banyak karbohidrat yang tepat untuk Anda.

12. TIDURLAH DENGAN CUKUP
Tidur yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat meningkatkan nafsu makan dan keinginan untuk makan makanan tinggi karbohidrat. Hal tersebut dapat menyebabkan penambahan berat badan, meningkatkan risiko komplikasi seperti penyakit jantung. Jadi tidurlah yang cukup selama tujuh atau lapan jam tidur setiap malam. Jika Anda memiliki sleep apnea, dengan pengobatan, Anda dapat meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan kadar gula darah.

13. KURANGI KONSUMSI GARAM
Kurangi garam dalam pola makan Anda. Hal ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan melindungi ginjal. Tidak menggarami makanan Anda tidaklah cukup. Sebahagian besar garam berasal dari makanan olahan. Hindari makanan yang sudah diolah dan gunakan bahan-bahan segar seminima Anda. Ketika Anda memasak, penuhi makanan dengan bahan-bahan dan rempah-rempah sebagai pengganti garam.
Orang dewasa berusia lebih dari 51 tahun serta individu dengan tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit ginjal kronik harus mengurangi bahan natrium/sodium hingga 1.500 mg sehari, ini bererti kurang dari setengah sudu teh garam.
Dari penjelasan diatas, tetaplah bersikap positif dengan perawatan diabetes Anda, tetaplah dalam kendali. Jika Anda bersedia untuk melakukannya dengan baik, maka diabetes akan pergi dari hidup Anda.
Semoga bermanfaat dan sehat selalu.

This entry was posted in Tips Herbibet. Bookmark the permalink.

No comments:

YouTube

Loading...